BERAU — Pergantian kepemimpinan di Kodim 0902/Berau tidak hanya menjadi seremoni pisah sambut pejabat militer, tetapi juga diwarnai berbagai pesan mengenai pentingnya menjaga stabilitas daerah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, hingga mendorong pembangunan di Kabupaten Berau.
Jabatan Dandim 0902/Berau resmi diserahterimakan dari Kolonel Infanteri Wirahady Harahap kepada Letkol Infanteri Muhammad Faisal Idris dalam acara yang digelar Sabtu malam (23/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, perwakilan perusahaan, hingga sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Kolonel Infanteri Wirahady Harahap mengungkapkan perjalanan tugasnya di Berau menjadi pengalaman berbeda selama karier militernya. Ia mengaku sebelumnya lebih banyak bertugas di lingkungan Kopassus dengan fokus pada satuan tempur.
Menurutnya, dunia teritorial memberikan tantangan yang jauh berbeda karena menuntut kemampuan membangun komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Ternyata tidak mudah di teritorial. Yang kita kalau di satuan tempur tinggal sikat saja. Tapi begitu kita masuk ke teritorial dunia berbeda. Di situ ada masyarakat, di situ ada para pemerintah. Bagaimana sama-sama kita bisa berkolaborasi,” ujarnya pada Sabtu (23/05/2026).
Ia mengatakan selama bertugas di Berau dirinya banyak belajar mengenai keberagaman masyarakat, mulai dari suku, budaya hingga agama yang hidup berdampingan di daerah tersebut. Situasi itu dinilai menjadi pelajaran penting dalam membangun pendekatan teritorial.
“Banyak ilmu yang kami dapatkan selama di teritorial. Karena masyarakat di Berau banyak dari berbagai macam suku dan agama. Di situlah kita belajar bagaimana menempatkan diri,” katanya.
Wirahady juga menyinggung kondisi geopolitik global yang menurutnya tengah mengalami ketidakpastian. Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat di Berau dapat bersama-sama menjaga keamanan dan stabilitas daerah.
“Kita berharap semua kelompok masyarakat bersama-sama menjaga keamanan. Karena saat ini kita ketahui situasi geopolitik negara tidak baik-baik saja,” ucapnya.
Sementara itu, Dandim 0902/Berau yang baru, Letkol Infanteri Muhammad Faisal Idris, berharap dapat diterima dan bekerja sama dengan seluruh pihak di Berau. Dalam sambutan perdananya, ia menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan selama menjalankan tugas.
Ia bahkan meminta masyarakat maupun Forkopimda tidak segan memberikan masukan apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat hal yang dianggap kurang tepat.
“Apabila kami sudah melenceng-lenceng, tolong diberuskan. Jangan sampai nanti melenceng,” katanya disambut tawa hadirin.
Faisal juga mengaku masih perlu banyak belajar memahami karakter masyarakat Berau serta dinamika daerah yang menurutnya memiliki potensi besar.
Di sisi lain, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi kepada Kolonel Wirahady Harahap atas kontribusi dan kerja sama yang terjalin selama menjabat Dandim 0902/Berau.
Menurutnya, meski masa tugas Wirahady tergolong singkat, koordinasi antara Kodim dan pemerintah daerah berjalan cukup intensif, terutama dalam mendukung sejumlah program prioritas pemerintah pusat.
Sri Juniarsih menyinggung dukungan Kodim dalam pelaksanaan sejumlah program strategis, termasuk percepatan program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan masyarakat.
Ia mengatakan komunikasi yang terbangun bersama TNI dan Polri selama ini membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan secara lebih cepat.
“Ketika ada masalah, ketika ada hal-hal yang sangat urgent untuk kita bahas, kita harus sering bertemu dalam rangka membahas masalah ini dan cepat mencari solusi,” ujarnya.
Bupati juga menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menjalankan program pembangunan. Meski demikian, ia berharap kolaborasi seluruh pihak tetap berjalan agar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah terus bergerak.
“Kita butuh kerja sama yang baik, tim yang solid untuk mengangkat ekonomi masyarakat,” tuturnya.

