BERAU – Pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kabupaten Berau periode 2025-2029 resmi dilantik dan menggelar rapat kerja. Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti pentingnya peran perpustakaan dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang diwakili Kepala BKPSDM Berau, Jaka Siswanta, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus ATPUSI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dan menghadirkan program yang berdampak bagi perkembangan literasi di Berau.

“Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan selamat kepada pengurus ATPUSI periode 2025-2029 yang baru dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah dan membawa perkembangan bagi perpustakaan di Berau,” ujarnya pada Jumat (22/05/2026).

Menurutnya, mencerdaskan generasi bangsa bukan hanya menjadi tugas guru di sekolah, tetapi juga para pustakawan dan pengelola perpustakaan. Ia menilai perpustakaan memiliki peran penting dalam menyediakan bahan bacaan dan pengetahuan bagi masyarakat luas.

“Yang mencerdaskan anak bangsa bukan hanya guru, tetapi juga pustakawan. Caranya memang berbeda, ada yang mengajar langsung dan ada yang menyediakan literatur untuk dibaca masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, perpustakaan tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar, tetapi juga masyarakat umum. Karena itu, keberadaan perpustakaan di sekolah, kampung hingga instansi pemerintah dinilai harus terus dikembangkan agar budaya membaca tetap tumbuh.

Dalam sambutannya, Jaka juga menyinggung perubahan kebiasaan masyarakat di era digital. Menurutnya, dahulu masyarakat memiliki minat baca tinggi meski akses buku terbatas. Sementara saat ini informasi sangat mudah diperoleh melalui internet dan media sosial, namun kebiasaan membaca perlahan berubah.

“Sekarang zamannya berbeda. Anak-anak lebih sering melihat video atau media digital. Tantangannya bagaimana teknologi tetap dimanfaatkan untuk hal positif dan akhalak tidak hilang,” tuturnya.

Ia pun mengingatkan agar pengurus ATPUSI tidak hanya menjalankan organisasi secara administratif, tetapi mampu bekerja bersama mengembangkan perpustakaan dan meningkatkan minat baca masyarakat.

“Majunya perpustakaan ada di tangan bapak ibu semua. Karena itu organisasi ini harus dijalankan dengan serius agar perpustakaan sekolah maupun perpustakaan masyarakat bisa terus berkembang,” pungkasnya.