BERAU – Suasana di RT 20 Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, tampak berbeda pada Selasa (21/04/2026) pagi. Puluhan personel Satpolairud Polres Berau bersama warga setempat bahu-membahu membongkar dan membenahi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses transportasi warga.
Peristiwa revitalisasi jembatan kayu ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi fasilitas umum yang mulai memerlukan perbaikan demi menjamin keamanan pelintas.
Pantauan di lokasi menunjukkan kesibukan personel kepolisian dan warga yang berbagi tugas. Beberapa petugas terlihat mengangkut balok kayu ulin, sementara yang lain sibuk memaku papan jembatan dan melakukan pengecatan ulang.
Jembatan yang semula tampak kusam kini mulai terlihat lebih bagus dan kokoh dengan warna merah putih yang ikonik, lengkap dengan pemasangan plang nama baru.
Kasat Polairud Polres Berau AKP Musjaya menyampaikan bahwa revitalisasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat. “Jembatan ini merupakan akses penting bagi aktivitas warga, sehingga perbaikannya menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto, Lurah Sambaliung Iskandar Zulkarnain, Ketua RT 20 Burhanuddin, personel Satpolairud, serta masyarakat sekitar yang ikut bergotong royong dalam proses pengerjaan.
Adapun bentuk revitalisasi yang dilakukan meliputi penggantian kayu balok dan papan ulin jembatan, pengecatan ulang, serta pemasangan plang Jembatan Merah Putih. Seluruh proses berjalan lancar berkat kerja sama antara aparat kepolisian dan warga setempat.
Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan revitalisasi sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas umum. “Kami mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RT 20 Sei Buntu Burhanuddin menyampaikan rasa terima kasih kepada Satpolairud Polres Berau atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa warga siap menjaga dan merawat jembatan secara bersama-sama.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan mempererat semangat gotong royong,” ungkapnya.
Dengan kondisi jembatan yang kini lebih kokoh dan layak digunakan, diharapkan mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian warga di wilayah tersebut dapat berjalan lebih lancar dan aman.

