BERAU, it-news.id – Perumda Air Minum Batiwakkal Berau mendorong masyarakat menggunakan satu sambungan meteran untuk setiap rumah.

Langkah tersebut dinilai dapat membuat pencatatan pemakaian air lebih jelas, sekaligus menghindari akumulasi penggunaan yang berpotensi masuk ke blok tarif progresif lebih tinggi.

Hal itu disampaikan di tengah pemberlakuan penyesuaian tarif progresif air minum. Perumda menjelaskan, penggunaan satu meteran secara bersama-sama oleh beberapa rumah membuat seluruh pemakaian air terakumulasi dalam satu rekening.

Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, mengatakan pemisahan sambungan melalui konsep satu rumah satu meteran membuat pemakaian setiap pelanggan tercatat berdasarkan konsumsi masing-masing.

“Kalau satu meter digunakan bersama, pemakaian air seluruh rumah akan terakumulasi dalam satu meteran. Dengan sambungan masing-masing, pemakaian setiap rumah bisa tercatat sendiri,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan penerapan tarif progresif. Semakin besar akumulasi pemakaian pada satu meteran, pelanggan dapat masuk ke blok tarif yang lebih tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, Perumda menawarkan Promo Kemerdekaan berupa pemasangan sambungan rumah baru dengan skema cicilan hingga 17 kali. Program tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang ingin beralih dari penggunaan meteran bersama menjadi sambungan secara mandiri.

“Konsepnya satu rumah satu meteran. Dengan begitu pencatatan pemakaian lebih jelas, pembayarannya juga sesuai dengan penggunaan masing-masing rumah,” ungkapnya.

Saipul mengimbau masyarakat yang masih menggunakan satu meteran untuk beberapa rumah agar mempertimbangkan pemasangan sambungan secara terpisah selama program cicilan masih tersedia.

“Harapannya satu rumah satu meteran. Lebih jelas pemakaiannya, lebih nyaman karena rekening masing-masing, dan masyarakat bisa mengatur penggunaan air sesuai kebutuhannya,” ujarnya.