TANJUNG SELOR – Musibah kebakaran menimpa speedboat penumpang Sekatak AAA Kaltara yang melayani rute Tanjung Selor–Tarakan, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 11.15 Wita. Beruntung, seluruh penumpang dan anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kasubsi Pidm Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo mengatakan bahwa speedboat yang dinakhodai AS itu berangkat dari Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor sekitar pukul 10.20 Wita dengan tujuan Pelabuhan SDF Tengkayu I, Kota Tarakan.
“Alhamdulilahnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Hadi.
“Jadi dari hasil keterangan sementara speedboat berlayar dan memasuki perairan SP 5 Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan dan awak kapal mulai menyadari adanya kejanggalan pada sistem kelistrikan kapal,” tambahnya.
Kemudian Hadi menjelaskan juga bahwa dalam kejadian tersebut dua unit televisi dan empat unit pendingin ruangan (AC) di dalam speedboat tiba-tiba mati. lalu salah seorang ABK kemudian memeriksa sakelar listrik di bagian belakang kapal. Namun, hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya gangguan.
Dan pengecekan kemudian dilanjutkan ke bagian genset yang berada di atas kapal. Saat itulah awak kapal mendapati api telah menyala dan mulai membesar.
Lalu motoris segera memerintahkan tiga orang ABK untuk melakukan pemadaman menggunakan empat unit alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, kobaran api tidak dapat dikendalikan.Melihat kondisi tersebut semakin membahayakan, nahkoda memutuskan membawa speedboat ke tepi perairan agar proses evakuasi dapat dilakukan secepat mungkin.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Saat api tidak lagi bisa dipadamkan, keputusan untuk segera menepi dan mengevakuasi seluruh penumpang menjadi langkah paling tepat,” jelasnya.
Dan ia mengungkap bahwa dari laporan yang diterima pihaknya jumlah penumpang sebanyak 26 orang di atas speedboat yang terdiri dari 23 orang dewasa, dua anak-anak, dan satu balita.
Dimana seluruhnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa mengalami korban jiwa. Sebagian penumpang kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Tarakan menggunakan speedboat Limex Manora setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Untuk dugaan sementara, sumber api berasal dari genset silent berbahan bakar solar berkapasitas 8.000 watt yang kemudian merembet ke genset berbahan bakar bensin merek Ryu berkapasitas 7.500 watt. Penyebab pasti kebakaran masih akan didalami lebih lanjut,” bebernya.
Hal yang perlu diketahui, Speedboat Sekatak AAA Kaltara menggunakan empat unit mesin berkekuatan 250 PK dengan kapasitas angkut hingga 76 penumpang.Meski kebakaran menghanguskan sebagian kapal, cepatnya respons nahkoda dan ABK dalam mengevakuasi penumpang berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa.
“Seluruh penumpang dan ABK berhasil dievakuasi dengan selamat. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa, sementara situasi di lokasi telah dinyatakan aman, tertib, dan terkendali,” pungkasnya. (Lia)

