BERAU, IT-NEWS.ID – Intrusi air laut yang terjadi di Sungai Berau berdampak terhadap operasional tiga Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau.
Humas dan Hubungan Langganan (Hublag) Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Rudy Hartono, mengatakan tiga IPA yang terdampak berada di Suaran, Gurimbang, dan Merancang.
“3 IPA sudah terdampak intrusi air laut, Suaran-Gurimbang-Merancang,” ujarnya pada it-news.id, Rabu (02/09/2026)
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat operasional pada intake menyesuaikan keadaan pasang surut Sungai Berau. Saat air pasang, terdapat jeda operasional hingga air kembali surut.
“Ada jeda 2–4 jam operasional di intake pada saat kondisi air pasang, sampai menunggu air surut,” jelasnya.
Rudy mengatakan, secara keseluruhan operasional IPA perkotaan masih berada di ambang normal.
“Secara keseluruhan operasional IPA perkotaan masih di ambang normal,” katanya.
Sebelumnya, Rudy menjelaskan telah melakukan peninjauan yang dilakukan terhadap kondisi IPA Gurimbang. Menurut Rudy, pemantauan sejak Senin hingga Rabu juga mencakup sejumlah wilayah, yakni Gurimbang, Sambaliung, Merancang, Teluk Labanan, dan Teluk Bayur.

