TANJUNG SELOR – Video perkelahian yang terjadi di depan Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Jambu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (18/6) dini hari, viral di media sosial. Rekaman amatir berdurasi sekitar 20 detik itu memperlihatkan aksi pemukulan dan pengeroyokan yang melibatkan sejumlah pria berpakaian hitam dengan aparat yang diduga sedang melakukan patroli.
Dalam video tersebut terdengar seorang pria berteriak mengaku menjadi korban pemukulan di bagian wajah. Beberapa orang lainnya tampak berusaha melerai keributan yang terjadi.
Seorang perempuan yang merekam kejadian itu juga terdengar menyampaikan rasa iba kepada salah satu korban.
“Guys, kasian. Padahal dia cuma lewat terus dipukul-pukul gitu, kasian,” ujar perempuan dalam rekaman video yang beredar.
Video tersebut kemudian menyebar luas dan menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai penyebab terjadinya keributan pada dini hari tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bulungan, AKP H. Rio Adi Pratama, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban dalam peristiwa itu merupakan anggota Polresta Bulungan yang sedang bertugas.
“Ya benar adanya kejadian itu dan menimpa anggota Polresta Bulungan. Saat ini masih dalam tahap penyidikan bersama pihak terkait,” ujar Rio, Jumat (19/6).
Menurut Rio, berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut bermula saat anggota kepolisian sedang melakukan patroli. Saat itu mereka berhadapan dengan sekelompok orang yang diduga melakukan tindakan yang tidak diinginkan terhadap petugas.
Meski demikian, polisi belum dapat menjelaskan secara rinci siapa saja yang terlibat dalam insiden tersebut. Hingga saat ini, sedikitnya lima orang saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan.
Selain itu, sejumlah anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka fisik akibat kejadian tersebut.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan dan akan merilis fakta sebenarnya terkait kejadian kemarin,” tutup Rio. (lia)

