TANJUNG SELOR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali menunjukkan hasil di Kabupaten Bulungan. Melalui kegiatan TMMD ke-127, jalan sepanjang 3,5 kilometer dengan lebar enam meter berhasil dibuka di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Jalan yang sebelumnya belum ada itu kini menghubungkan permukiman warga hingga ke Kampung Bentiang, tepatnya RT 54 dan RT 16. Kehadiran akses baru ini diyakini mempermudah mobilitas masyarakat, terutama untuk aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen seperti padi.

Desa Salimbatu dikenal sebagai salah satu desa terluas di Bulungan. Sebagian wilayah permukiman warga terpisah oleh sungai dan laut, sehingga pemerataan pembangunan infrastruktur selama ini menjadi tantangan tersendiri. Kondisi geografis tersebut membuat akses antarwilayah tidak selalu mudah dijangkau.

Kepala Desa Salimbatu, Asnawi, mengakui pembukaan jalan ini sangat membantu masyarakat. Menurutnya, akses yang lebih terbuka akan mempercepat aktivitas warga dan memperlancar hubungan antar-RT.

Namun, ia juga mengingatkan agar pembangunan tidak berhenti pada tahap pembukaan lahan saja. Saat ini kondisi jalan masih berupa tanah gambut, sehingga rawan rusak jika tidak segera ditingkatkan kualitasnya. Ia berharap dinas terkait dapat melanjutkan peningkatan jalan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Program TMMD sendiri merupakan kerja sama lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kegiatan ini ditargetkan selesai dalam 30 hari. Hingga hari ke-15 pelaksanaan, progres pembukaan jalan dan rehabilitasi rumah telah mencapai sekitar 80 persen.

Pasiter Kodim 0903, Mayor Inf Ngang Ului Usat, menyampaikan bahwa selain pembukaan jalan sepanjang 3.500 meter, TMMD juga merehabilitasi tiga unit rumah tidak layak huni serta memasang fasilitas air bersih untuk pesantren dan gereja setempat.

“Memasuki hari ke-15, progres sudah 80 persen. Kami optimistis sisa pekerjaan dapat diselesaikan dalam 15 hari ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengerjaan dilakukan bersama masyarakat dengan memanfaatkan alat berat seperti traktor, serta peralatan manual seperti cangkul oleh tim gabungan. Keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam percepatan pekerjaan di lapangan.

Wakil Bupati Bulungan, Kilat, mengapresiasi pelaksanaan TMMD dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kodim 0903. Ia menilai program tersebut selaras dengan visi pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Pengawas TMMD ke-127, Kolonel Inf Dani Adam, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan program tepat sasaran. TMMD difokuskan pada percepatan pembangunan di daerah miskin, tertinggal, terpencil, hingga wilayah terdampak bencana.

Sasaran kegiatan tidak hanya pembangunan fisik seperti jalan, fasilitas umum, tempat ibadah, irigasi, dan sekolah, tetapi juga kegiatan nonfisik seperti penyuluhan, pelayanan kesehatan, dan wawasan kebangsaan.

Pembukaan jalan di Salimbatu dinilai telah menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan konektivitas antarwilayah.

Meski demikian, keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan menjadi pekerjaan rumah berikutnya agar infrastruktur yang telah dibuka tidak cepat rusak dan tetap memberi manfaat bagi warga dalam jangka panjang.(Lia)