TANJUNG SELOR – Gerbong mutasi besar-besaran terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Di pertengahan tahun 2026 ini, Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, merombak habis-habisan beberapa posisi jabatan penting dengan melantik 41 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta 23 pejabat fungsional.
Gubernur Zainal Paliwang menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan karier pegawai yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dimana langkah itu diambil mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, di mana Gubernur selaku pembina ASN memiliki kewenangan untuk melakukan penataan demi memperkuat kapasitas organisasi.
“Pelantikan ini adalah hasil dari dedikasi dan kerja keras. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat menjaga amanah, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas dalam melaksanakan tugas,” ujar Gubernur Zainal.
Dari puluhan pejabat yang diroling, berikut adalah beberapa nama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan jabatan barunya.
Bustan, sebelumnya menjabat sebagai Asisten II (Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan) kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) lalu disusul Pollymaart Sijabat, sebelumnya Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III) kini menjabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos).
Kemudian Robby Yuridi Hatman, pejabat lainya Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Syahrullah Mursalin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)
Wahyuni Nuzband, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP)
Lewi Lawai dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Sementara disisi lain pejabat yang dilantik
Heri Rudiono – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) (sebelumnya menjabat Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan).
Menanggapi pergeseran posisi ini, Heri Rudiono yang kini dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengaku legowo dan siap menjalankan tugas barunya.
Menurut Heri, perombakan atau rolling jabatan adalah hal yang biasa dan lumrah di dalam tubuh birokrasi pemerintahan.
“Bagi saya, rolling seperti ini adalah hal biasa di tubuh pemerintahan. Di awal masa kerja ini, saya akan segera mempelajari tugas-tugas baru dan siap mengemban amanah di mana pun ditempatkan,” ungkap Heri optimis. (Lia)

