BERAU – Informasi mengenai dugaan keterlibatan pihak di lingkungan Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemerintah Kabupaten Berau Berinisial R dalam persiapan mengikuti tender proyek pemerintah menjadi perbincangan di kalangan pelaku jasa konstruksi.

Informasi tersebut diperoleh it.news.id dari seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Narasumber mengaku mengetahui adanya dugaan keterlibatan sejumlah pihak yang dikaitkan dengan Perusda dalam persiapan mengikuti salah satu paket pekerjaan pemerintah di bidang pengolahan limbah.

Menurut narasumber, paket pekerjaan tersebut dijadwalkan akan tayang melalui sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah dalam waktu dekat. Narasumber juga menyampaikan dugaan adanya penggunaan perusahaan lain dalam proses mengikuti tender. Namun, hingga berita ini disusun, narasumber belum dapat menunjukkan dokumen maupun bukti yang dapat diverifikasi untuk mendukung informasi tersebut.

“Yang bermain bukan secara langsung, tetapi melalui orang-orangnya. CV yang dipakai juga diduga menggunakan sistem sewa bendera,” ujar narasumber kepada media ini.

Selain keterangan narasumber, tim it.news.id juga memperoleh rekaman suara yang membahas paket pekerjaan yang disebut berkaitan dengan Subklasifikasi Kode BS006, yaitu bidang usaha konstruksi yang mencakup pembangunan maupun pemeliharaan sistem pengolahan limbah. Meski demikian, rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran.

Beredarnya informasi tersebut memunculkan perhatian sejumlah pelaku usaha. Mereka menilai proses pengadaan barang dan jasa pemerintah perlu dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari potensi konflik kepentingan guna menjaga persaingan usaha yang sehat.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, tim it.news.id telah berupaya meminta konfirmasi kepada Direktur Perusda Kabupaten Berau, Roby Maulana, melalui pesan WhatsApp terkait informasi yang beredar. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Tim it.news.id juga akan meminta penjelasan dari Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Berau mengenai mekanisme pengawasan terhadap peserta tender, termasuk langkah-langkah pencegahan terhadap dugaan praktik penggunaan perusahaan oleh pihak lain yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Pemberitaan ini disusun sebagai bagian dari upaya memenuhi kepentingan publik atas informasi mengenai proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. it.news.id mengedepankan asas praduga tak bersalah dan akan memperbarui berita ini setelah memperoleh konfirmasi resmi serta hak jawab dari seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan.