BONTANG, (IT-NEWS.ID)– Seorang nelayan menjadi korban serangan buaya saat mencari ikan di perairan Kerindingan, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Bontang. Korban mengalami luka gigitan di bagian dada, pundak, dan punggung, lalu dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Kasat Polairud Polres Bontang, AKP Fahrudi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban diketahui bernama Jusril (21), warga asal Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
“Benar, telah terjadi peristiwa seorang nelayan yang digigit buaya saat mencari ikan di perairan Kerindingan, Kecamatan Bontang Selatan, sekitar pukul 21.00 Wita,” ujar AKP Fahrudi, Senin (27/7/2026)
Ia menjelaskan, saat kejadian korban sedang mencari ikan bersama dua rekannya, Iyan dan Rudi. Korban menggunakan metode menyulu atau menombak ikan di perairan dengan kedalaman air di bawah pusar.
“Saat korban sedang mencari ikan, tiba-tiba seekor buaya muncul dari arah samping dan berusaha menerkam korban,” katanya.
Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menuju perairan yang lebih dangkal. Namun, ketika hendak naik ke atas perahu, buaya kembali menyerang dan menggigit tubuh korban.
“Korban sempat menghindar dengan berenang ke area yang lebih dangkal. Tetapi saat akan naik ke perahu, buaya kembali menggigit korban sehingga menyebabkan luka di bagian dada sebelah kiri, pundak, dan punggung,” jelas Fahrudi.
Meski mengalami luka akibat gigitan, korban masih sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya buaya melepaskan gigitannya.
“Korban melakukan perlawanan sehingga buaya tersebut akhirnya melepaskan gigitannya,” ungkapnya.
Melihat kejadian itu, kedua rekan korban segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi Jusril menuju Pelabuhan Berbas Pantai. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Amalia sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit PKT Bontang karena membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
“Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Amalia, kemudian dirujuk ke RS PKT Bontang dan direncanakan menjalani tindakan operasi akibat luka gigitan yang dideritanya,” tutur Fahrudi.
AKP Fahrudi mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pencari ikan, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan yang diketahui menjadi habitat buaya.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di perairan, terutama pada malam hari, serta menghindari lokasi-lokasi yang diketahui menjadi habitat buaya demi mengurangi risiko kejadian serupa,” pungkasnya.

