BERAU, IT-NEWS.ID – Perumda Air Minum Batiwakkal Berau menghentikan sementara operasional IPA untuk menghindari pengolahan air dengan kadar garam yang masih tinggi.

Langkah tersbut diambil setelah air laut dideteksi telah masuk hingga ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang, Kabupaten Berau.

Kepala Bagian Hubungan Langganan (Kabag Hublang) Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Rudy Hartono, mengatakan penghentian operasional dilakukan karena intrusi air laut telah mencapai IPA Gurimbang.

“Untuk sementara operasional IPA Gurimbang kami hentikan karena terjadi intrusi air laut sampai ke instalasi. Operasional akan dijalankan kembali setelah air surut dan kadar TDS berada di bawah 300 ppm,” ujar Rudy Hartono.

Penghentian operasional tersebut dilakukan pada Senin (24/8/2026). Kondisi ini berdampak terhadap sejumlah wilayah pelayanan, yakni Kampung Sukan, Tanjung Perangat, Gurimbang, serta sebagian wilayah Trans Sambaliung.

Rudy mengatakan belum ada kepastian kapan operasional IPA akan kembali normal karena masih bergantung pada kondisi air sungai.

“Kami masih melihat kondisi air sungai saat surut. Kalau sudah kembali tawar dan kadar TDS di bawah 300 ppm, operasional akan kami jalankan kembali,” katanya.

Perumda mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk melakukan penampungan air selama IPA masih beroperasi.

Perumda menyebut pengoperasian kembali akan dilakukan setelah kondisi air dinilai memenuhi batas yang ditetapkan.