BERAU, IT-NEWS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam beberapa pekan terakhir. Jumlah kasus pada pekan ke-29 hingga ke-33 tahun 2026 tercatat sebanyak 3.587 kasus.

Berdasarkan data Dinkes Berau, pada pekan ke-19 hingga ke-23 tercatat 2.714 kasus ISPA. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 3.012 kasus pada pekan ke-24 hingga ke-28.

Selanjutnya, pada pekan ke-29 hingga ke-33, kasus kembali meningkat menjadi 3.587 kasus. Dalam analisis situasi dampak asap karhutla terhadap kesehatan yang diterbitkan Dinkes Berau pada 26 Agustus 2026, peningkatan kasus tersebut tercatat bersamaan dengan kondisi karhutla di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sari, membenarkan adanya peningkatan laporan kasus kesehatan tersebut.

“Ada peningkatan,” ujarnya, Rabu (02/09/2026)

Ia mengatakan, karhutla memengaruhi kualitas udara dan terdapat peningkatan kasus ISPA.

“Kan memang dari adanya karhutla ini mempengaruhi kualitas udara dan memang ada peningkatan kasus ISPA,” ungkapnya.

Dinkes Berau juga telah meminta puskesmas melakukan antisipasi apabila terdapat kondisi darurat.

“Puskesmas kita minta antisipasi jika ada emergency,” tutupnya.