BERAU – Sejumlah lampu lalu lintas atau “traffic light” di wilayah perkotaan Tanjung Redeb mengalami gangguan. Kondisi tersebut sempat menghambat kelancaran arus kendaraan dan membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintasi persimpangan.
Bahkan, pengendara terpaksa mengurangi kecepatan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan akibat tidak berfungsinya lampu pengatur lalu lintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat tiga titik traffic light yang mengalami gangguan, yakni persimpangan Jalan H. Isa II dan III, Jalan Teuku Umar, serta persimpangan Jalan Durian I dan II.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau, Hefni, mengatakan pihaknya telah menerjunkan petugas ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan sekaligus perbaikan terhadap sejumlah lampu lalu lintas tersebut.
Menurutnya, gangguan yang terjadi berkaitan dengan pemadaman listrik yang berdampak pada sejumlah perangkat “traffic light”. Kondisi ini semakin menjadi persoalan pada perangkat yang telah berusia lama dan membutuhkan peremajaan secara menyeluruh.
“Iya, anggota sedang berupaya turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan. Ada beberapa traffic light yang mengalami gangguan akibat pemadaman listrik, terutama perangkat yang usianya sudah lama dan seharusnya dilakukan rehabilitasi total,” ungkapnya, (5/11/2026).
Hefni menyebutkan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan waktu penyelesaian perbaikan. Hal tersebut lantaran tingkat kerusakan pada setiap lokasi berbeda-beda.
“Belum bisa dipastikan karena kerusakannya bervariasi di setiap lokasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sejumlah perangkat pengatur lalu lintas tersebut memang sudah berusia bertahun-tahun. Bahkan, beberapa di antaranya mengalami persoalan pada instalasi lama sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Ada yang instalasi lamanya bermasalah,” tambahnya.
Gangguan tersebut menjadi perhatian mengingat “traffic light” merupakan salah satu perangkat penting untuk mengatur pergerakan kendaraan, khususnya di persimpangan dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.
Dishub diharapkan dapat segera menuntaskan perbaikan sekaligus mengevaluasi kondisi perangkat yang sudah tidak layak agar gangguan serupa tidak terus berulang dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

