SAMARINDA – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Prihantoro membuka Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026 di Lapangan Tembak Mako Brimob Polda Kaltim, Samarinda Seberang, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara Polri dan berbagai elemen masyarakat.
Irjen Endar mengatakan, kejuaraan itu tidak hanya ditujukan bagi komunitas pecinta olahraga menembak, tetapi juga melibatkan berbagai kalangan seperti Forkopimda, mahasiswa, wartawan, pengusaha, hingga organisasi masyarakat.
“Tujuan utamanya menjalin silaturahmi dengan komunitas olahraga menembak sekaligus mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat yang kami undang untuk ikut berpartisipasi,” kata Endar.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini lebih difokuskan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui berbagai aksi sosial.
Kapolda menyebut Polda Kaltim telah merehabilitasi 81 rumah tidak layak huni. Hingga saat ini, progres pengerjaannya telah mencapai sekitar 99 persen dan ditargetkan rampung pada puncak peringatan Hari Bhayangkara.
Selain itu, Polda Kaltim bersama TNI, pemerintah daerah, dan relawan juga telah menanam sekitar 5.000 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.
Tak hanya itu, berbagai kegiatan bakti sosial juga dilaksanakan, mulai dari bakti kesehatan, bakti religi, pembangunan 47 sumur bor untuk masyarakat yang membutuhkan air bersih, bantuan ke panti asuhan dan panti jompo, hingga pembangunan jembatan kecil di sejumlah wilayah.
“Kami ingin memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. Kegiatan sosial ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk kepedulian kami kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Endar menegaskan, kegiatan sosial tersebut tidak akan berhenti setelah peringatan Hari Bhayangkara selesai. Polda Kaltim berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program sosial secara berkelanjutan.
Menurutnya, pendekatan humanis menjadi bagian dari upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kalimantan Timur.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri terus berbenah dan semakin dekat dengan masyarakat. Sesuai tema kami, polisi untuk masyarakat. Harapan kami, komunikasi dan silaturahmi yang terjalin semakin kuat sehingga bersama-sama kita dapat menjaga kondusivitas di Kalimantan Timur,” pungkasnya.

