BERAU – Seorang konsumen bernama Indera Teguh Nur Cahyadi mengeluhkan pelayanan sebuah bengkel spooring di Kabupaten Berau setelah kendaraan miliknya disebut masih mengalami masalah meski telah menjalani perbaikan sebanyak dua kali.
Indera mengatakan dirinya telah membayar biaya perbaikan spooring di bengkel tersebut. Namun, setelah kendaraan digunakan kembali sekitar satu pekan kemudian, keluhan yang sama masih dirasakan.
Menurut dia, kendaraan sebelumnya telah dinyatakan dalam kondisi baik oleh pihak bengkel. Karena masalah belum terselesaikan, Indera kemudian membawa mobilnya ke bengkel lain untuk dilakukan pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.
“Sudah dua kali dilakukan perbaikan dan tetap bayar. Setelah dipakai lagi, kendalanya masih ada. Akhirnya saya perbaiki di bengkel lain dan bisa ditangani,” kata Indera, Selasa (24/6).
Ia mengaku merasa dirugikan karena telah mengeluarkan biaya perbaikan namun hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan. Selain itu, ia juga menyoroti pelayanan dan komunikasi yang diterimanya selama proses penanganan kendaraan.
Indera berharap pengalamannya dapat menjadi perhatian bagi masyarakat agar lebih selektif dalam memilih tempat servis kendaraan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Toko Red Line Motor Sport menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen. Pihaknya mengakui kemungkinan terdapat kendala pada alat spooring yang digunakan.
“Kemungkinan ada kendala pada mesin spooring karena kurang kalibrasi. Ke depan akan kami perbaiki lagi agar pelayanan lebih baik,” ujarnya.
Pihak bengkel juga menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan yang dinilai belum memenuhi harapan pelanggan.
“Kami dari tim Toko Red Line Motor Sport mohon maaf atas pelayanan kami yang kurang berkenan di hati konsumen. Kami akan melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan ke depannya,” kata dia.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kualitas layanan dan memastikan peralatan bengkel berfungsi sesuai standar guna menghindari kerugian bagi konsumen.

