TANJUNG REDEB – Perumdam Batiwakkal Kabupaten Berau memastikan hingga kini belum memberlakukan penyesuaian tarif air bersih. Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya keluhan sejumlah pelanggan yang mengaku tagihan air bulan ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
Direktur Perumdam Batiwakkal, Saipul Rahman, menegaskan bahwa tarif yang diberlakukan kepada seluruh pelanggan masih mengacu pada ketentuan lama dan belum mengalami perubahan.
“Sampai saat ini belum ada penyesuaian tarif. Kita masih berpatokan pada tarif lama,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/6/2026), melalui pesan WhatsApp.
Saipul menjelaskan, apabila terdapat pelanggan yang merasa nominal tagihannya meningkat, hal tersebut tidak serta-merta disebabkan oleh kenaikan tarif. Ia mengimbau masyarakat segera menyampaikan laporan kepada petugas pelayanan agar dapat dilakukan pengecekan berdasarkan data penggunaan air maupun kondisi meter pelanggan.
“Kalau ada keluhan terkait pembayaran tagihan yang dirasa lebih mahal dibanding bulan sebelumnya, silakan langsung menghubungi bagian pelayanan agar bisa masuk dalam sistem pelaporan Perumdam Batiwakkal,” katanya.
Menurutnya, setiap laporan pelanggan akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi sehingga penyebab perubahan nilai tagihan dapat diketahui secara jelas.
Ia juga memastikan, apabila di kemudian hari terdapat kebijakan penyesuaian tarif air, Perumdam Batiwakkal akan terlebih dahulu menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat. Sosialisasi akan dilakukan melalui pengumuman resmi, media sosial perusahaan, maupun kerja sama dengan media massa di Kabupaten Berau.
Dengan demikian, masyarakat diimbau tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan memanfaatkan layanan pengaduan resmi apabila menemukan kejanggalan pada tagihan air yang diterima.
Bila diinginkan, saya juga dapat membuat versi dengan gaya Tempo.co yang lebih tajam, ringkas, dan berimbang.

