TANJUNG SELOR – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, yang jatuh Rabu (25/5), masyarakat Kabupaten Bulungan menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Seekor sapi kurban berbobot mencapai 840 kilogram diserahkan secara langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, di Masjid Jami’ Habib Ahmad Alkaf, Selasa sore (26/5).
Bantuan sapi kurban tersebut menjadi bagian dari program rutin Presiden RI yang setiap tahun disalurkan ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam menyambut Idul Adha.
Sapi yang disalurkan merupakan sapi lokal hasil persilangan jenis Simental dengan bobot mencapai 840 kilogram. Hewan kurban tersebut berasal dari peternak lokal milik Sobirin dan lahir di wilayah Tanjung Palas–Gunung Putih.
Proses pengembangbiakan dilakukan melalui program Inseminasi Buatan (IB) oleh petugas Dinas Pertanian, Hasnan Basuki.
Bupati Bulungan, Syarwani, menjelaskan bahwa bantuan sapi kurban dari Presiden tidak diambil dari luar daerah, melainkan diarahkan untuk menggunakan hasil peternakan lokal sesuai kebijakan pemerintah pusat.
“Ini merupakan amanah dari Presiden Republik Indonesia dalam rangka penyaluran bantuan hewan kurban untuk masyarakat Kabupaten Bulungan,” ujar Syarwani usai penyerahan bantuan.
Menurutnya, kebijakan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peternak daerah agar hasil peternakan lokal memiliki nilai ekonomi yang lebih baik dan mendapat perhatian secara nasional.
“Semua bantuan sapi Presiden berasal dari daerah masing-masing sesuai arahan pemerintah pusat, dan untuk Bulungan dipilih sapi lokal jenis Simental,” katanya.
Selain menjadi simbol kepedulian pemerintah, keberadaan sapi kurban berbobot besar ini juga menunjukkan potensi peternakan Bulungan yang dinilai mampu menghasilkan ternak berkualitas.
Untuk memastikan proses penyembelihan berlangsung sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan, pemerintah merencanakan penyembelihan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH).
Langkah ini diambil agar penanganan daging kurban lebih higienis dan distribusinya dapat berjalan tertib kepada masyarakat penerima.
“Rencananya, penyembelihan dilakukan di RPH sehingga penanganannya lebih baik dan higienis,” jelas Syarwani.
Sebagai informasi pula tambah Syarwani di Kabuapten menjelang Idul Adha tahun ini, aktivitas pemotongan hewan kurban di Bulungan mulai menunjukkan peningkatan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 65 ekor sapi telah terdaftar untuk dilakukan pemotongan di RPH.
Pemerintah daerah berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.
“Saya berharap pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain menjadi ibadah, momentum Idul Adha juga diharapkan memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bulungan,” pungkasnya. (Lia)

