BERAU – Menjelang masa libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026, aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau diperkirakan akan meningkat seiring banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun liburan. Pihak bandara pun memastikan bahwa pelayanan serta aturan penerbangan bagi penumpang masih mengacu pada ketentuan yang berlaku dari masing-masing maskapai.
Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan regulasi terkait ketentuan bagasi bagi penumpang pesawat. Menurutnya, aturan tersebut masih sama seperti sebelumnya, meskipun terdapat perbedaan kebijakan antara satu maskapai dengan maskapai lainnya.
“Untuk regulasi bagasi sebenarnya masih sama. Hanya saja memang setiap maskapai memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Ada yang memberikan jatah bagasi 10 kilogram, ada juga yang 15 kilogram,” jelasnya Senin (16/03/2026).
Ia menambahkan, sementara untuk bagasi kabin atau barang bawaan yang dibawa ke dalam pesawat, umumnya maskapai masih menetapkan batas maksimal sekitar 7 kilogram per penumpang.
“Untuk tentengan atau bagasi kabin biasanya maksimum 7 kilogram. Tapi sekali lagi, itu semua menjadi kewenangan masing-masing maskapai,” tambahnya.
Selain menyampaikan terkait aturan bagasi, Patah Atabri juga memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi udara pada periode angkutan Lebaran tahun ini. Ia mengingatkan agar para penumpang memperhatikan jadwal keberangkatan dan memastikan tiket telah dipersiapkan dengan baik agar tidak terjadi keterlambatan saat proses keberangkatan.
“Pesan kami kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik pada angkutan Lebaran 2026, mohon diperhatikan tiketnya dan jangan sampai terlambat datang ke bandara,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar calon penumpang memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan. Apabila dalam kondisi kurang sehat, penumpang diminta segera melapor kepada petugas bandara agar dapat memperoleh bantuan selama proses keberangkatan.
“Kalau ada yang merasa kurang sehat, silakan memberitahukan kepada petugas bandara ataupun petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan. Nanti akan dibantu prosesnya, mulai dari check-in sampai naik ke pesawat,” jelasnya.
Selain itu, penumpang juga diimbau untuk memperhatikan barang bawaan, terutama bagasi kabin, agar disimpan dengan baik dan rapi guna menghindari risiko tertukar atau mengalami kerusakan selama perjalanan.
Terkait proses check-in, ia menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan prosedur. Penumpang masih dapat menggunakan metode check-in yang sama seperti sebelumnya, baik melalui layanan daring maupun secara langsung di konter bandara.
“Untuk tata cara check-in masih sama seperti sebelumnya. Ada yang menggunakan web check-in, ada juga yang melakukan check-in secara manual di bandara. Jadi tidak ada perubahan,” pungkasnya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, pihak Bandara Kalimarau berharap arus mudik dan arus balik pada masa libur Nyepi dan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang menggunakan transportasi udara. (fp*)

