BERAU, IT-NEWS.ID – Keselamatan pelayaran speedboat saat cuaca buruk tak hanya bergantung pada kondisi kapal dan kemampuan motoris, tetapi juga dukungan alat navigasi untuk mengetahui posisi kapal. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, mengungkapkan belum ada speedboat yang dilengkapi GPS.
Dikonfirmasi kepada Kepala Dishub Berau, Hefni belum ada penggunaan GPS pada Speadboat. Namun ia menjelaskan akan mengusulkan penggunaan Automatic Identification System (AIS) kepada Kementerian Perhubungan.
“Belum, nah itulah. Itu yang kami usulkan ke pemerintah. Nantinya kami mau ke kementerian, itu mengusulkan namanya AIS,” jelasnya, Kamis (15/10).
Ia menjelaskan, penggunaan AIS diharapkan dapat membantu memantau perjalanan speedboat, terutama pada rute Tanjung Batu menuju Maratua.
“Jadi AIS itu sesuatu macam GPS yang ada di speedboat-speedboat, dengan harapan nanti kita bisa kontrol perjalanan dari Tanjung Batu sampai ke Maratua,” ujarnya.
Selain perangkat pelacak kapal, Dishub Berau juga mengusulkan pemasangan CCTV di setiap dermaga. Menurut Hefni, fasilitas tersebut diperlukan untuk menunjang keselamatan pelayaran sekaligus keamanan di kawasan dermaga.
“Jadi pertama mungkin ada optimalisasi dan menyesuaikan dengan dermaga Maratua yang kita gunakan. Kemudian kita upayakan juga adanya setiap dermaga itu ada CCTV, supaya bisa kita kontrol,” jelasnya.
Hefni menyebut CCTV telah tersedia di Dermaga Wisata Sanggam, Tanjung Redeb, sedangkan di Tanjung Batu dan Biduk-Biduk belum tersedia.
Karena itu, pemasangan CCTV di sejumlah dermaga tersebut masih menjadi bagian dari usulan yang diperjuangkan Dishub Berau yang menyesuaikan anggaran.

