SAMARINDA — Borneo FC Samarinda menargetkan kelolosan dari fase yang sedang dihadapi dalam ajang AFC Challenge League musim 2026–2027. Pelatih Mauro Jeronimo meminta para pemain tetap fokus pada pertandingan terdekat sebelum memikirkan ambisi melangkah hingga partai final.

 

Mauro menegaskan, prioritas utama Pesut Etam saat ini adalah melewati fase yang sedang dijalani. Menurut dia, setiap pertandingan memiliki arti penting sehingga tim harus memaksimalkan persiapan dan berusaha meraih kemenangan.

 

“Dalam sepak bola, kita selalu mengatakan bahwa pertandingan berikutnya adalah yang paling penting. Jadi pertama-tama, target utama kami adalah melewati fase ini,” ujar Mauro saat konferensi pers persiapan AFC Challenge League 2026–2027 (Sabtu/17/10/2026)

 

Pelatih Borneo FC itu mengatakan, target menuju final tetap menjadi impian yang ingin diperjuangkan. Namun, ambisi tersebut harus diawali dengan keberhasilan melewati tantangan yang ada di depan mata.

 

“Dan begitu kita melewati fase ini, kita harus bermimpi dan mencoba untuk mencapai final. Namun pertama-tama, kita harus fokus. Kita punya pertandingan ini, kita harus berusaha sebaik mungkin untuk memenangkannya dan mendapatkan kualifikasi. Jadi itulah target pertama,” lanjutnya.

 

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Borneo FC tidak ingin kehilangan konsentrasi karena terlalu jauh memikirkan target akhir kompetisi. Tim dituntut menjaga konsistensi permainan, memaksimalkan peluang, dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik dalam pertandingan yang dihadapi.

 

Mimpi mencapai final menjadi motivasi bagi Pesut Etam. Namun, bagi Mauro, peluang untuk melangkah lebih jauh harus dibangun melalui kemenangan dan kelolosan pada setiap tahapan kompetisi.

 

## Yangon United Juga Fokus Hadapi Borneo FC

 

Sikap serupa disampaikan pelatih Yangon United, Juan Marcelo Cirelli. Ia menegaskan bahwa timnya memilih berkonsentrasi pada pertandingan melawan Borneo FC sebelum memikirkan target berikutnya.

 

Cirelli menilai, terlalu jauh memikirkan perjalanan kompetisi justru bukan pendekatan yang baik bagi sebuah tim. Karena itu, Yangon United akan menjalani pertandingan secara bertahap.

 

“Target kami di sini adalah menjalani pertandingan demi pertandingan. Jadi saat ini kami hanya fokus pada pertandingan besok melawan Borneo,” kata Cirelli.

 

Ia juga menjelaskan bahwa konsentrasi pada laga terdekat menjadi bagian penting dalam pendekatan timnya menghadapi kompetisi.

 

“Cara saya melihat sepak bola, tidak begitu baik dan sehat bagi tim atau klub Anda untuk berpikir terlalu jauh melampaui pertandingan berikutnya. Jadi untuk saat ini, kami fokus untuk besok,” ujarnya.

 

Pernyataan kedua pelatih menunjukkan bahwa Borneo FC dan Yangon United sama-sama menempatkan pertandingan terdekat sebagai prioritas. Bagi Pesut Etam, kelolosan dari fase yang sedang dihadapi menjadi langkah awal untuk menjaga peluang mewujudkan ambisi mencapai final AFC Challenge League 2026–2027.