BERAU, IT-NEWS.ID – Video yang memperlihatkan perubahan kondisi air sungai di wilayah Siduung Muara dan Segah, Kabupaten Berau, menjadi perhatian warga. Air sungai yang biasanya keruh atau kecokelatan tampak jernih hingga dasar sungai terlihat pada 16 Oktober 2026.
Selain perubahan kondisi air, warga juga melaporkan banyak ikan, mulai dari ukuran kecil hingga besar, ditemukan mati.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya pencemaran atau paparan limbah dari wilayah hulu sungai. Namun, penyebab perubahan air dan kematian ikan tersebut belum diketahui.
Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau, Budiono, mengatakan pihaknya berencana turun ke lapangan pada Jumat untuk memeriksa kondisi sungai.
Pengecekan tersebut dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
“Insya Allah kami baru turun hari Jumat, Mbak. Kemarin juga sudah koordinasi dengan DLHK,” ujar Budiono saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).
Budiono menjelaskan, pengecekan lapangan akan mencakup pengambilan sampel air dan foto udara untuk melihat batas perubahan warna air sungai.
“Nantinya data dari lapangan akan kami bahas bersama. Pengambilan sampel, pengambilan foto udara untuk melihat batasan perubahan warna,” jelasnya.
Hasil pengecekan dan pengujian sampel air tersebut akan menjadi bahan pembahasan bersama pihak terkait untuk mengetahui kondisi air sungai di wilayah Siduung Muara dan Segah.

