KUTAI KARTANEGARA – Keterbatasan transportasi tak lagi harus menjadi penghalang bagi warga Desa Persiapan Tanjung Barukang, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), untuk mengurus administrasi kependudukan. Melalui program Pelayanan Terapung Kecamatan Anggana (Petarung Kencana), petugas mendatangi desa untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Dalam kegiatan yang berlangsung Selasa (20/10/2026), ratusan dokumen administrasi kependudukan berhasil dicetak di lokasi. Pelayanan ini menyasar warga yang selama ini menghadapi kendala akses menuju pusat pelayanan di ibu kota kecamatan.
Camat Anggana Rokip mengatakan, pelayanan jemput bola tersebut menjadi upaya pemerintah mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat, terutama warga di desa yang sulit dijangkau melalui jalur transportasi reguler.
“Pelayanan ini kami bawa langsung ke desa supaya masyarakat tidak harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk mengurus dokumen. Kami ingin warga yang selama ini terkendala jarak tetap bisa mendapatkan hak pelayanan administrasi kependudukan,” kata Rokip.
Menurut dia, Desa Persiapan Tanjung Barukang menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan perhatian karena masih banyak warganya yang belum memiliki dokumen kependudukan. Kondisi itu membuat pelayanan langsung di desa menjadi penting untuk mempercepat pendataan sekaligus penerbitan dokumen.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ratusan dokumen bisa langsung kami cetak di tempat. Ini menunjukkan pelayanan seperti ini memang dibutuhkan warga,” ujarnya.
Program Petarung Kencana tidak hanya berfokus pada satu jenis dokumen. Kecamatan Anggana menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kukar, Disdukcapil Kalimantan Timur, puskesmas, serta Polsek untuk menghadirkan sejumlah layanan dalam satu kegiatan.
Layanan administrasi kependudukan yang tersedia meliputi perekaman dan pencetakan KTP elektronik, penerbitan akta kelahiran dan akta kematian, serta akta perkawinan dan akta perceraian bagi warga nonmuslim.
Masyarakat juga dapat mengurus perubahan data kependudukan dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sementara itu, layanan dari kepolisian mencakup pembuatan dan perpanjangan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) serta perbaikan surat kehilangan.
Untuk melengkapi pelayanan dasar, tersedia pula pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Rokip menjelaskan, Petarung Kencana dirancang sebagai program berkelanjutan, bukan sekadar pelayanan sesaat. Setelah kegiatan di Tanjung Barukang, pemerintah kecamatan berencana kembali mendatangi desa lain pada November 2026.
“Kami akan terus bergerak dari satu desa ke desa berikutnya. Targetnya, warga yang belum melakukan perekaman maupun belum memiliki dokumen bisa terlayani secara bertahap sampai kebutuhan masyarakat terpenuhi,” katanya.
Empat desa yang menjadi sasaran program ini adalah Desa Tani Baru, Muara Pantuan, Sepatin, dan Desa Persiapan Tanjung Barukang. Pelayanan dilakukan secara bergiliran dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi akses masing-masing wilayah.
Melalui program tersebut, Kecamatan Anggana berharap hambatan geografis tidak lagi membuat warga kesulitan mendapatkan dokumen kependudukan maupun layanan publik lainnya.
Upaya jemput bola ini sekaligus menjadi langkah untuk memperluas jangkauan pelayanan pemerintah hingga ke desa-desa yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

