TANJUNG SELOR – Kawasan Kuliner Tepian Kayan (Kulteka) di Jalan Sabanar Lama, Kabupaten Bulungan, kini memiliki wajah baru. Kehadiran Galeri Samisa menjadi warna tersendiri di kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pusat kuliner andalan masyarakat Bulungan tersebut.
Setelah direvitalisasi dengan anggaran mencapai Rp7 miliar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, Kulteka sempat terlihat sepi pengunjung. Namun, menjelang akhir 2026, kehadiran Galeri Samisa diharapkan mampu menjadi daya tarik baru sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Berada di atas Sungai Kayan, Galeri Samisa tidak hanya menjadi tempat memajang berbagai produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pengrajin lokal.
Galeri ini menyediakan berbagai produk khas Bulungan, mulai dari kain batik, kerajinan tangan, makanan ringan hingga beragam produk olahan UMKM yang dapat dijadikan oleh-oleh bagi pengunjung.
Bupati Bulungan mengatakan, kehadiran Galeri Samisa merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan ruang lebih luas bagi produk lokal agar dikenal masyarakat, termasuk para pendatang dari luar daerah maupun wisatawan mancanegara.
“Jadi, masyarakat bisa menikmati aneka makanan di Kulteka. Di sisi lain, mereka juga bisa mendapatkan oleh-oleh khas daerah, mulai dari kain batik, makanan ringan hingga berbagai produk unggulan Bulungan,” ujarnya, Sabtu malam (7/11), usai meresmikan Galeri Samisa.
Menurutnya, meskipun Kulteka sejak awal dikenal sebagai kawasan kuliner, keberadaan galeri tidak akan menghilangkan fungsi utamanya. Justru, keduanya diharapkan bisa berjalan berdampingan dan saling mendukung.
Ia menyebutkan, rencana tersebut juga telah dikomunikasikan dengan para pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan Kulteka.
“Sudah kami komunikasikan dengan para pedagang. Dan mereka menyetujui, Kulteka tidak hanya untuk kuliner, tetapi juga bisa menjadi tempat mempromosikan kerajinan dan produk UMKM. Harapannya, keberadaan galeri ini bisa menjadi daya tarik baru untuk menghidupkan kembali Kulteka,” jelasnya.
Dengan konsep tersebut, pengunjung nantinya tidak hanya datang untuk menikmati kuliner di tepian Sungai Kayan, tetapi juga bisa melihat dan membeli berbagai produk hasil karya pelaku UMKM Bulungan.
Pemerintah daerah pun berharap Galeri Samisa dapat menjadi salah satu tujuan bagi tamu yang berkunjung ke Bulungan, terutama mereka yang ingin mencari cendera mata khas daerah.
“Kami berharap, tamu yang datang ke Bulungan dan ingin mencari suvenir tidak perlu bingung lagi. Semua bisa ditemukan di Galeri Samisa, sekaligus menikmati kuliner yang ada di Kulteka,” tutupnya. (Lia)