BERAU, IT-NEWS.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau mengelola anggaran lebih dari Rp51,5 miliar pada 2026 untuk kebutuhan penambahan fasilitas dari Dishub. Namun di tengah besarnya alokasi anggaran tersebut, sejumlah pembangunan dermaga justru disebut masih kekurangan dana dan berisiko Mangkrak.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan sebagian besar kegiatan tahun ini difokuskan pada bidang lalu lintas jalan dan pelayaran.

“Yang banyak kegiatan 2026 ada di lalu lintas dan pelayaran,”ujarnya, dalam RDP DPRD Berau, Selasa (23/06/2026).

Dari total anggaran yang tersedia, sekitar Rp16 miliar dialokasikan untuk penyediaan perlengkapan jalan, sementara Rp12,7 miliar digunakan untuk pembangunan pelabuhan penumpang lokal. Salah satu program yang menyerap anggaran cukup besar adalah pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah wilayah perkotaan dan kampung.

Meski demikian, besarnya anggaran yang dialokasikan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur transportasi, terutama di sektor pelayaran. Sejumlah dermaga yang direncanakan dibangun atau direhabilitasi masih menghadapi keterbatasan pendanaan.

Rusnan menjelaskan, pembangunan kembali Dermaga Sidayang di Kampung Tanjung Batu mencakup bangunan kantor dan ruang tunggu. Sementara di Pulau Derawan, pemerintah merencanakan pembangunan kembali fasilitas ruang tunggu penumpang.

“Bidang pelayaran Tanjung Batu Sidayang bangunan kantor dan ruang tunggu. Habis direhabilitasi dibangun kembali dan yang di Derawan dermaga ruang tunggu,” katanya.

Selain itu, pekerjaan juga direncanakan menyasar Dermaga Buyung-Buyung dan Semurut di Kecamatan Tabalar serta Dermaga Batu-Batu di Kecamatan Gunung Tabur. Namun, Dishub mengakui anggaran yang tersedia saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal.

“Kegiatan dermaga butuh dana yang besar, yang sekarang masih minim secara konstruksi. Kurang layak kalau dari segi angka, di perencanaan 10 tapi yang turun 2,” ungkapnya.

Rusnan pun berharap DPRD Berau dapat memberikan dukungan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan agar proyek-proyek yang telah direncanakan tidak berhenti di tengah jalan.

“Harapan kami ke depannya bisa dibantu DPRD untuk dilanjutkan, setidaknya jangan sampai mangkrak. Kita pengen di tahun ini dilanjut di perubahan,” ujarnya.