BERAU – Kontingen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kabupaten Berau menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Kalimantan Timur 2026 yang berlangsung di Samarinda, 18–20 Juli 2026. Berau berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu medali perak, sekaligus meloloskan dua atlet ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior 2026 yang akan digelar di Provinsi Banten pada Oktober mendatang.
Sebanyak 10 atlet junior dan satu atlet senior diterjunkan PERCASI Berau pada kejuaraan yang diikuti 198 pecatur dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Sekretaris PERCASI Berau yang juga mendampingi kontingen, Hari Siswanto, mengatakan hasil tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, didukung kerja keras atlet, pelatih, serta peran aktif orang tua.
“Alhamdulillah, Berau berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak. Dua atlet yang meraih medali emas otomatis berhak mewakili Kalimantan Timur pada Kejurnas Catur Junior 2026 di Banten. Ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda kami untuk terus berkembang dan berprestasi,” ujar Hari, Minggu (20/7/2026).
Medali emas pertama diraih I Putu Wikana Hartawan, siswa SDN 002 Tanjung Redeb, pada kategori U7 Putra. Emas kedua dipersembahkan Pasha Fitrial Putra, siswa SDN 004 Tanjung Redeb, yang menjadi juara pada kategori U11 Putra. Sementara medali perak diraih Raufan Ahmadfathr Syah, siswa First Bridge Montessori Berau, di kategori U7 Putra.
Selain tiga peraih medali, atlet-atlet Berau lainnya juga mampu bersaing di papan atas. Ramzan Ahmad Ashr Syah dari First Bridge Montessori Berau menempati peringkat kelima kategori U7 Putra. Nadhif Shaqulie Aththallah dari SDN 002 Gunung Tabur finis di peringkat keempat kategori U9 Putra. Naura Syakira Athallah, siswi SMPN 1 Tanjung Redeb, juga berada di peringkat keempat kategori U15 Putri.
Pada kategori U19 Putra, Alib Ardhani dari SMAN 1 Berau menempati peringkat keempat, M. Fatih Ammar Nur Alim dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK) berada di peringkat ketujuh, sedangkan Muhammad Chusnull Mutzam (Azam) dari Universitas Mulawarman (Unmul) finis di peringkat ke-10. Sementara itu, Mohammad Fadil Alfatha dari SDN 004 Sukan Tengah berada di peringkat ke-17 kategori U11 Putra, dan atlet senior Janualdi Daman Huri mengakhiri kejuaraan di peringkat ke-23.
Secara keseluruhan, Kabupaten Berau menempati peringkat keempat pada klasemen akhir Kejurprov Catur Kalimantan Timur 2026. Menurut Hari, capaian tersebut menunjukkan pembinaan atlet catur di Berau terus berkembang meski harus bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini dikenal sebagai sentra pembinaan catur, seperti Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dispora, KONI Berau, para pelatih, orang tua atlet, dan seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan. Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan atlet catur di Berau,” katanya.
Dengan raihan dua medali emas, satu medali perak, serta dua tiket menuju Kejurnas Catur Junior 2026, PERCASI Berau optimistis pembinaan atlet usia dini akan terus melahirkan pecatur-pecatur berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

