BERAU, IT-NEWS.ID – Genangan air bercampur lumpur di Jalan Pemuda, Kabupaten Berau, menjadi keluhan pengguna jalan, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi ruang gerak kendaraan, tetapi juga memengaruhi antrean sepeda motor dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.

 

Salah satu pengguna jalan, Radit, mengatakan genangan lumpur di ruas jalan tersebut mencapai sekitar setengah badan jalan. Akibatnya, pengendara sepeda motor harus mencari posisi yang lebih aman ketika melintas maupun berhenti di persimpangan.

 

Menurutnya, kondisi ini cukup terasa ketika lampu lalu lintas menyala merah. Sebagian pengendara memilih menghindari bagian jalan yang berlumpur sehingga antrean kendaraan menjadi lebih panjang ke belakang.

 

“Kalau lampu merah, antrean motor bisa memanjang ke belakang karena pengendara tidak mau berhenti di lumpur itu. Selain itu, lumpurnya licin dan berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ungkap Radit kepada tim IT-News.

 

Ia menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian, terutama berkaitan dengan sistem drainase di sekitar ruas jalan. Menurutnya, saluran air yang berfungsi dengan baik seharusnya dapat membantu mengalirkan air hujan sehingga tidak terjadi genangan dalam waktu lama.

 

“Drainase perlu rutin dicek dan dibersihkan dari lumpur yang menumpuk supaya air bisa mengalir dan tidak menggenang di satu titik,” jelasnya.

 

Radit juga menyoroti kondisi genangan saat hujan dengan intensitas tinggi di kawasan pertigaan Berau Coal. Menurut pengamatannya, lokasi tersebut kerap mengalami genangan setiap kali hujan deras turun.

 

Ia mengakui kondisi kontur jalan yang lebih rendah mungkin turut memengaruhi terjadinya genangan. Namun, menurutnya, kondisi drainase juga perlu diperiksa untuk mengetahui apakah terdapat hambatan aliran air.

 

“Kalau dipikir secara logis, seharusnya kalau drainase lancar dan tidak tersumbat, air tidak akan menggenang. Apalagi kalau hujan besar, pertigaan Berau Coal itu selalu banjir,” ungkap Radit.

 

Selain di Jalan Pemuda dan pertigaan Berau Coal, Radit menyebut genangan air juga terlihat di beberapa titik sekitar Tepian Segah dalam beberapa hari terakhir.

 

Hingga Sabtu (7/11/2026), persoalan genangan tersebut menjadi perhatian pengguna jalan. Pemeriksaan saluran drainase, kondisi permukaan jalan, serta titik-titik yang kerap mengalami genangan diperlukan untuk mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.