BERAU, It-news.id – Memasuki bulan Agustus, berbagai instansi dan pemerintah mengajak masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Masyarakat diimbau memasang bendera di lingkungan masing-masing mulai 1 hingga 31 Agustus 2026.
Mengutip laman Polres Berau, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto menyampaikan bahwa pengibaran Bendera Merah Putih bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pahlawan serta simbol persatuan dan kesatuan bangsa.
Di sisi lain, meningkatnya semangat menyambut Hari Kemerdekaan belum sepenuhnya berdampak pada penjualan bendera di Berau.
Salah seorang pedagang bendera di Jalan Murjani II Samping SMPN 3 Berau, Jajam, mengaku penjualan tahun ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Ia mengatakan telah mulai berjualan sejak Juli 2026. Meski barang dagangannya didatangkan dari Bandung, dirinya telah lama menetap di Berau dan rutin menjual bendera setiap menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
“Barangnya dari Bandung, tapi saya memang tinggal di sini,” ujarnya, Rabu (05/08/2026).
Menurut Jajam, hingga awal Agustus permintaan belum menunjukkan peningkatan yang biasanya mulai terasa menjelang pertengahan bulan. Ia memperkirakan kondisi daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penjualan.
“Jauh perbedaannya sekarang. Agak susah memang. Mungkin orang lagi susah uang,” katanya.
Ia menuturkan harga bendera dan atribut kemerdekaan yang dijual tidak mengalami kenaikan berarti. Karena itu, menurutnya, lesunya penjualan bukan disebabkan oleh perubahan harga.
“Kalau harga sebenarnya tetap saja. Barangnya juga begitu-begitu saja,” ucapnya.
Selain pembeli perorangan, pesanan dalam jumlah besar dari instansi pemerintah, perkantoran, maupun kelompok masyarakat biasanya menjadi penopang penjualan setiap Agustus. Namun hingga kini, pembelian dalam jumlah besar tersebut belum banyak diterima.
“Ada sih yang beli borongan, tapi kami belum dapat. Biasanya kantor-kantor ada yang beli dalam jumlah banyak, sekarang masih sedikit,” jelasnya.
Jajam mengatakan berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, penjualan mulai meningkat sekitar sepekan sebelum Hari Kemerdekaan. Ia berharap kondisi tersebut masih dapat terjadi pada tahun ini.
“Biasanya sekitar tanggal 10 Agustus sudah mulai ramai. Sekarang masih terasa kurang,” tutupnya.

