JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban untuk perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ke berbagai daerah di Indonesia.
Hewan kurban tersebut didistribusikan melalui pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pondok pesantren, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.
Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengatakan pemerintah membagi penyaluran sapi kurban secara merata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.
“Sebanyak 598 ekor sapi kami salurkan kepada pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” ujar Juri dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat (Rabu /27/5/2026).
Selain itu, pemerintah juga mendistribusikan 500 ekor sapi kurban kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama di berbagai wilayah.
“Jadi totalnya 1.098 ekor sapi kurban yang kami distribusikan tahun ini,” katanya.
Juri menjelaskan seluruh sapi kurban telah memenuhi ketentuan syariat Islam dan melalui proses seleksi kesehatan secara ketat.
Menurutnya, sapi yang dipilih berusia di atas dua tahun, berjenis kelamin jantan, serta tidak memiliki cacat fisik.
“Sapi-sapi yang kami salurkan merupakan sapi dengan kualitas premium yang telah melalui proses seleksi ketat,” ujarnya.
Pemerintah juga menggandeng Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan dinas peternakan daerah untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak distribusi.
“Proses pengadaan melibatkan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar kualitas hewan benar-benar terjamin,” kata Juri.
Untuk program kurban Presiden tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar yang bersumber dari APBN melalui skema Bantuan Kemasyarakatan Presiden.
“Program ini kami jalankan sebagai bentuk kehadiran negara dalam momentum hari besar keagamaan,” ujarnya.
Selain distribusi ke daerah, Presiden Prabowo juga menyerahkan satu ekor sapi jenis simental berbobot 1,3 ton untuk Masjid Istiqlal.
Pemerintah berharap penyaluran hewan kurban tersebut dapat memperkuat semangat berbagi, solidaritas sosial, dan membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah Indonesia.

