TANJUNG SELOR – Menjelang Hari Raya Idulfitri, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bulungan dipastikan dalam kondisi aman.
Perum Bulog Cabang Tanjung Selor menyebutkan stok beras yang tersimpan di gudang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat beberapa bulan ke depan.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Bulungan, Oktavianur, mengatakan saat ini terdapat sekitar 2.000 ton beras yang tersimpan di gudang Bulog yang berada di Jalan Jelarai Raya, Tanjung Selor.
Menurutnya, jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Bulungan selama empat hingga lima bulan ke depan.
“Ketersediaan beras saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama empat sampai lima bulan ke depan,” ujar Oktavianur, Jumat (6/3).
Ia menjelaskan, kepastian ketersediaan stok tersebut juga diperkuat melalui kegiatan pemantauan yang dilakukan oleh tim dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Tim tersebut melakukan monitoring langsung ke gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Idulfitri.
Dari hasil pemantauan tersebut, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Cabang Bulungan tercatat sekitar 2.000 ton. Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan komoditas bahan pokok lainnya seperti minyak goreng dan gula dalam kondisi cukup.
Untuk komoditas minyak goreng, Bulog terus melakukan penambahan pasokan guna menjaga ketersediaan di pasaran.
Dalam waktu dekat, Bulog akan menerima tambahan pasokan minyak goreng sebanyak 10.000 liter. Setelah itu, akan kembali datang tambahan sekitar 20.000 liter.
“Minyak goreng terus kita datangkan. Setelah yang 10 ribu liter datang, nanti akan disusul lagi sekitar 20 ribu liter,” jelasnya.
Sementara itu, untuk stok gula, saat ini Bulog Bulungan memiliki persediaan sekitar 8.000 kilogram di gudang.
Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri.
Oktavianur memastikan, Bulog akan terus menjaga stabilitas pasokan bahan pokok agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode hari besar keagamaan.
“Baik minyak goreng maupun gula kami pastikan tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama puasa, Idulfitri, hingga setelah Idulfitri,” pungkasnya. (Lia)

