SAMARINDA – Pasangan kekasih di Samarinda harus berurusan dengan polisi setelah nekat mencuri 13 tabung gas elpiji 3 kilogram dari sebuah ruko di Jalan H Jahra, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang. Aksi itu diduga dilakukan karena pelaku utama kehilangan pekerjaan dan membutuhkan uang.
Kedua pelaku masing-masing berinisial SH alias Aang (28) dan IN (21). Keduanya ditangkap Tim Opsnal Polsek Samarinda Seberang sehari setelah pencurian terjadi.
Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Iswanto mengatakan pencurian berlangsung pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 03.00 Wita di sebuah ruko Depot Rahmat.
Peristiwa itu baru diketahui pemilik ruko sekitar pukul 04.30 Wita setelah terbangun karena mendengar suara mencurigakan dari luar rumah.
“Saat dicek, pintu ruko sudah dalam keadaan terbuka dan sebanyak 13 tabung gas elpiji tiga kilogram milik korban sudah hilang,” ujar Kompol Iswanto, Senin (13/7/2026).
Korban bersama anaknya sempat mencari pelaku di sekitar lokasi, namun keduanya sudah melarikan diri. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta dan langsung melaporkannya ke Polsek Samarinda Seberang.
Berbekal laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Hasilnya, identitas pelaku berhasil diketahui. Pada Jumat (10/7/2026) dini hari sekitar pukul 00.20 Wita, polisi menangkap pasangan tersebut di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sungai Keledang.
“Kedua pelaku merupakan pasangan yang sedang berpacaran. Mereka kami amankan saat dini hari berikut barang bukti hasil penyelidikan,” kata Iswanto.
Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku menyembunyikan 13 tabung gas hasil curian di kawasan rawa-rawa Jalan PU, Kelurahan Sungai Keledang.
Petugas kemudian menuju lokasi yang ditunjukkan pelaku dan berhasil menemukan seluruh tabung gas yang belum sempat dijual.
Dari pemeriksaan lebih lanjut, polisi mengungkap aksi pencurian tersebut bukan kali pertama dilakukan pasangan itu.
“Mereka mengaku sudah empat kali melakukan pencurian dengan modus yang sama,” ungkap Iswanto.
Menurutnya, pelaku berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari tabung gas elpiji yang diletakkan di depan atau samping rumah warga.
Apabila melihat tabung gas tanpa pengawasan pemilik, keduanya langsung mengambil dan membawanya kabur.
Polisi juga mengungkap motif di balik aksi tersebut. SH mengaku nekat mencuri setelah kehilangan pekerjaan sehingga tidak memiliki penghasilan.
“Pelaku utama mengaku baru diberhentikan dari pekerjaannya. Karena tidak memiliki uang, dia mengajak pacarnya melakukan pencurian,” jelas Iswanto.
Dalam menjalankan aksinya, SH bertugas mengambil tabung gas, sedangkan IN berperan menawarkan hasil curian melalui media sosial.
Setelah mendapatkan pembeli, keduanya kemudian membuat janji untuk bertemu di wilayah Samarinda Seberang guna melakukan transaksi.
“Peran perempuan menjual tabung gas melalui media sosial, sedangkan laki-laki yang mengambil barang. Untuk 13 tabung yang terakhir ini belum sempat dijual karena lebih dulu diamankan petugas,” ujar Iswanto.
Saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk menelusuri kemungkinan adanya lokasi pencurian lain maupun pembeli yang pernah menerima tabung gas hasil kejahatan pasangan tersebut.
Kedua pelaku kini telah ditahan di Polsek Samarinda Seberang dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

