TANJUNG REDEB – Ditengah batalnya serangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb tahun 2025 ini, pro dan kontra di masyarakat juga mulai terlihat. Namun, sampai saat ini kondisi Kabupaten Berau masih kondusif.
Kondisi ini juga dilaporkan oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Berau kepada Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri, pada Senin (8/9/2025).
“Kami hanya menjalankan hasil keputusan Forkopimda. Dan dipastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Berau masih dalam keadaan kondusif,” ujarnya.
Meskipun ada sejumlah dinamika dan kritikan di tengah masyarakat, semuanya masih bisa terkendali.
Kesbangpol, lanjutnya, juga telah menyampaikan laporan perkembangan situasi daerah. Laporan tersebut mencakup sejumlah agenda penting yang sudah dan akan berlangsung di Berau, antara lain:
• Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Berau.
• Aksi Damai Aliansi Berau Menggugat yang berjalan kondusif.
• Rapat Kerja Forkopimda Kabupaten Berau sebagai tindak lanjut arahan Mendagri untuk mengantisipasi perkembangan situasi terkini di daerah.
• Rapat Penundaan Rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb tahun 2025.
• Koordinasi terkait rencana kegiatan mimbar bebas yang akan dilaksanakan HMI.
• Rapat Koordinasi Gerakan Pasar Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Berau.
Salim menegaskan, seluruh langkah koordinasi tersebut dilakukan agar stabilitas daerah tetap terjaga. “Kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kemendagri, agar setiap kegiatan masyarakat berjalan aman dan terkendali,” jelasnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Kesbangpol optimistis bahwa situasi di Kabupaten Berau tetap kondusif, meski ada dinamika sosial dan penyesuaian agenda dalam momentum peringatan hari jadi daerah. (Dvn/*)

