SAMARINDA – Kebakaran lahan di Jalan Anggus, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (13/10/2026), menyisakan kejadian yang masih menyimpan tanda tanya. Seorang pria berusia sekitar 60 tahun ditemukan tergeletak di bawah lereng bukit dengan luka bakar serius.

Korban bernama Lan Jemo, warga Jalan Anggur, RT 55, Kelurahan Sidodadi. Ia ditemukan saat kebakaran melanda area kebun yang diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Selain membakar vegetasi, api merembet hingga menghanguskan sebuah pondok kayu di sekitar lokasi.

Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Joko, mengatakan petugas dan relawan melakukan penanganan kebakaran sekaligus membantu evakuasi korban.

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 700 meter persegi. Selain lahan, ada satu pondok yang ikut terbakar,” ujar Joko.

Informasi kejadian diterima sekitar pukul 13.50 Wita. Tim INSAF bersama relawan kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ditemukan, korban mengalami luka bakar serius, terutama pada bagian bawah tubuhnya. Kondisinya dilaporkan kritis.

Namun, bagaimana korban bisa mengalami luka bakar hingga tergeletak di bawah bukit masih menjadi pertanyaan yang perlu dijawab melalui penyelidikan.

## Polisi Dalami Dugaan Pembakaran Lahan

Berdasarkan informasi awal, korban diduga melakukan aktivitas membersihkan atau membuka lahan kebun dengan cara membakar sejak pagi hari.

Meski demikian, polisi belum memastikan apakah korban memang melakukan pembakaran lahan maupun bagaimana rangkaian peristiwa yang membuatnya mengalami luka bakar serius.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kebakaran dan kronologi kejadian.

“Penyebab kebakaran masih perlu dipastikan. Kami juga perlu mengetahui bagaimana korban bisa mengalami luka bakar hingga ditemukan di bawah bukit,” ujar Asriadi.

Ia menegaskan, dugaan bahwa korban merupakan orang yang membakar lahan tidak bisa langsung disimpulkan tanpa pemeriksaan dan keterangan pendukung.

“Kami perlu melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi kejadian, termasuk memastikan apakah kebakaran tersebut berkaitan dengan aktivitas pembakaran lahan,” katanya.

Sementara itu, kebakaran telah menghanguskan area kebun dan satu pondok kayu. Penanganan di lokasi juga dilakukan untuk mengendalikan titik api yang masih menjadi perhatian petugas.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran serta perkembangan kondisi medis Lan Jemo belum diketahui. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi di lokasi tersebut.