Samarinda – Kegiatan pembagian takjil ini mendapat respons besar dari masyarakat. Ribuan warga tampak memadati lokasi dan mengantre untuk memperoleh paket takjil yang disediakan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat selama bulan Ramadan.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta perusahaan tambang yang tergabung dalam Forum PPM Minerba.

Ia menyebutkan, Dinas ESDM menyiapkan sekitar 1.000 paket takjil, sementara perusahaan tambang yang tergabung dalam forum tersebut menyediakan sekitar 1.100 paket. Dengan demikian, total takjil yang dibagikan kepada masyarakat mencapai 2.100 paket.

Menurut Bambang, hingga kegiatan berlangsung warga masih terus berdatangan ke lokasi pembagian. Ia berharap seluruh paket takjil dapat tersalurkan dengan baik sehingga masyarakat yang hadir bisa mendapatkan bagian.

Ia juga menjelaskan bahwa partisipasi perusahaan tambang dalam kegiatan ini dikoordinasikan melalui Forum PPM Minerba. Forum tersebut menghimpun kontribusi perusahaan secara mandiri untuk mendukung kegiatan sosial bersama pemerintah daerah.

Bambang mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum awal kolaborasi antara pemerintah provinsi dan perusahaan tambang dalam kegiatan berbagi di tingkat provinsi.

Sebelumnya, kegiatan serupa lebih sering dilaksanakan oleh perusahaan di wilayah operasional mereka, seperti di desa, kecamatan, atau kabupaten sekitar tambang.

Ia menambahkan, perusahaan-perusahaan yang terlibat menyambut positif keterlibatan dalam kegiatan tersebut.

Mereka merasa senang dapat ikut serta berbagi langsung dengan masyarakat dalam kegiatan yang digelar bersama pemerintah provinsi.

Forum PPM Minerba di Kalimantan Timur sendiri, lanjutnya, baru terbentuk sekitar satu setengah tahun lalu. Karena itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah awal memperkuat kerja sama antarperusahaan tambang dalam kegiatan sosial.

Dalam kegiatan tersebut, hampir 18 perusahaan tambang tercatat memberikan kontribusi melalui iuran untuk penyediaan takjil. Meski demikian, tidak seluruh perwakilan perusahaan dapat hadir secara langsung dalam kegiatan pembagian.

Yang hadir secara langsung hanya dua perwakilan perusahaan, namun yang berpartisipasi melalui iuran hampir 18 perusahaan. Bahkan ada yang menyumbang sekitar Rp1 juta dan tetap kami terima karena yang terpenting adalah partisipasi mereka, jelasnya.

Bambang berharap kegiatan berbagi di bulan Ramadan ini tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga semakin mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan tambang dalam menjalankan kegiatan sosial.(*)