BERAU – Kabar baik bagi sektor pariwisata Kabupaten Berau. Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan memastikan rencana pembukaan rute baru DAMRI menuju Kecamatan Biduk-Biduk kini telah memasuki tahap akhir.
Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, mengungkapkan bahwa survei rute telah dilakukan sejak akhir 2025 bersama Perum DAMRI dan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
“Di akhir tahun 2025 kita sudah survei bersama DAMRI dan Kemenhub sampai ke lokasi. Tahun 2026 ini insya Allah rutenya sudah bisa keluar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah tinggal menyiapkan titik pemberhentian atau steling area untuk naik turun penumpang di sepanjang jalur tersebut.
Untuk sementara, terminal utama akan menggunakan fasilitas yang ada di kawasan Teluk Sulaiman. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan akan disiapkan titik penjemputan di setiap kecamatan yang dilalui.
“Karena kita belum punya terminal bus di sana, sementara kita gunakan di Teluk Sulaiman. Tapi nanti bisa saja tiap kecamatan ada titik jemput, supaya masyarakat tidak perlu jauh-jauh,” jelasnya.
Rute baru ini dirancang melintasi lima kecamatan menuju Biduk-Biduk, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Berau, termasuk akses menuju kawasan pesisir dan pulau-pulau wisata.
Dengan adanya rute DAMRI ini, diharapkan mobilitas wisatawan semakin mudah, terutama bagi mereka yang ingin berkunjung tanpa menggunakan kendaraan pribadi.
“Surveinya sudah selesai, tinggal realisasi. Mudah-mudahan tahun ini bisa berjalan,” tambah Andi.
Pembukaan rute ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata Berau, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di daerah pesisir. (atrf)

