TANJUNG SELOR – Setelah sempat berhenti beroperasi selama sekitar tujuh bulan lebih maskapai Wings Air kembali membuka layanan penerbangan rute Tanjung Selor–Balikpapan.
Penerbangan perdana di tahun 2026 ini disambut antusias oleh masyarakat Kalimantan Utara, khususnya di wilayah Kabupaten Bulungan.
Pesawat jenis ATR 72-500 berkapasitas 72 penumpang mendarat dengan selamat di Bandara Tanjung Selor Kami (26/3) pada pukul 10.23 WITA.
Pesawat tersebut membawa puluhan penumpang dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.
Kedatangan ini menandai aktifnya kembali layanan penerbangan yang sebelumnya terakhir beroperasi pada Juli 2025.
Kapten penerbangan, Gilang Danara, mengaku senang dapat kembali melayani rute tersebut. Ia menyebutkan bahwa penerbangan berlangsung lancar dan tepat waktu, meskipun kondisi cuaca sedikit berawan saat pendaratan.
“Kami berharap dengan kembalinya penerbangan ini, masyarakat semakin terbantu dalam mobilitas,” ujarnya.
Pada penerbangan perdana ini, tercatat total 47 penumpang yang berangkat menuju balikpapan menggunakan layanan tersebut, Sementara kedatangan sebanyak 21 penumpang tiba dari Balikpapan.
Kepala UPBU Kelas II Tanjung Selor, Hengki, menyampaikan bahwa kembalinya Wings Air menjadi semangat baru bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia berharap layanan ini dapat terus berkembang, bahkan ke depan bisa tersedia setiap hari.
“Ini awal yang baik. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah dan provinsi agar frekuensi penerbangan bisa meningkat,” katanya.
Senada dengan itu, Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa Wings Air kini melayani rute Balikpapan–Tanjung Selor sebanyak tiga kali dalam seminggu, yaitu setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Menurutnya, kehadiran kembali rute ini diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan dinas, bisnis, maupun pariwisata.
Selain itu, penerbangan ini juga membuka akses konektivitas yang lebih luas karena terhubung dengan berbagai kota besar melalui Balikpapan, seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Makassar, dan Pontianak.
“Penerbangan ini tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga mendukung pengembangan sektor ekonomi, industri, pariwisata, dan perkebunan di Kalimantan Utara,” jelasnya.
Adapun jadwal penerbangan dimulai dari Balikpapan pukul 09.00 WITA dan tiba di Tanjung Selor sekitar pukul 10.20 WITA.
Sementara itu, penerbangan dari Tanjung Selor berangkat pukul 10.45 WITA dan tiba di Balikpapan pukul 12.15 WITA.
Kembalinya layanan penerbangan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Perjalanan untuk kebutuhan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga urusan pemerintahan kini menjadi lebih cepat dan efisien.
Selain itu, akses transportasi yang semakin mudah juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan arus barang, jasa, serta peluang investasi.
Di sektor pariwisata, konektivitas ini membuka peluang lebih besar bagi wisatawan untuk mengunjungi Kalimantan Utara yang kaya akan potensi alam dan budaya.
Dengan kembali beroperasinya rute ini, Tanjung Selor sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pemerintahan sekaligus titik penting konektivitas di wilayah tersebut. (Lia)

