TANJUNG REDEB – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau yang baru, Reopan Saragih, menegaskan akan memprioritaskan pengawasan dana desa serta pendampingan hukum program strategis daerah usai resmi menggantikan Gusti Hamdani.
Komitmen itu disampaikan Reopan saat malam pisah sambut di Ballroom Hotel Mercure, Tanjung Redeb, beberapa waktu lalu.
Mantan Kajari Kutai Timur tersebut menegaskan bahwa pengawalan pembangunan menjadi bagian penting dari tugas kejaksaan. Menurutnya, peran itu tidak hanya sebatas penindakan hukum, tetapi juga melalui fungsi intelijen serta bidang perdata dan tata usaha negara.
“Pengawasan pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya pencegahan. Kami ingin memastikan setiap program strategis daerah terlaksana sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.
Menurut Reopan, program Jaga Desa akan terus menjadi prioritas utama, terutama untuk memastikan pengelolaan keuangan kampung di Berau berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
“Dana desa harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, tepat sasaran, transparan, dan sesuai regulasi. Ini akan menjadi fokus pengawasan kami ke depan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga insan pers untuk bersama-sama menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Sinergi semua pihak sangat penting. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, pembangunan daerah bisa berjalan lancar tanpa hambatan persoalan hukum,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyambut baik kehadiran Kajari baru tersebut. Ia berharap hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara Pemkab Berau dan Kejari dapat semakin diperkuat.
Menurutnya, keberadaan kejaksaan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan pendampingan hukum terhadap kebijakan dan pengelolaan keuangan.
“Kami sangat terbuka terhadap masukan dan kritik. Komunikasi itu penting agar setiap kebijakan tetap berada di jalur yang benar,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, pejabat lama Gusti Hamdani, yang kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalimantan Timur, turut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dirinya bertugas di Berau.
“Saya memiliki kesan mendalam terhadap kebersamaan dan kekeluargaan di Berau. Dukungan semua pihak selama ini sangat berarti,” ungkapnya.
Pergantian kepemimpinan di Kejari Berau ini diharapkan semakin memperkuat pengawasan pembangunan, khususnya dalam memastikan penggunaan anggaran daerah dan dana desa berjalan efektif, akuntabel, serta benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

