TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan, Riyanto, menghadiri pembukaan Festival Budaya Temengang Iwan dan mubes yang digelar di Desa Teras Baru, Selasa (30/6). Festival tersebut menjadi ajang mempererat tali persaudaraan sekaligus melestarikan seni, budaya, dan tradisi masyarakat Dayak yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kegiatan ini berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan budaya, perlombaan olahraga tradisional, hingga pentas kesenian khas Dayak. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Diperkirakan sekitar 2.000 orang hadir memeriahkan festival tersebut.

Peserta dan tamu yang datang tidak hanya berasal dari Kabupaten Bulungan, tetapi juga dari Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Berau, Kabupaten Malinau, hingga Sarawak, Malaysia.

Dalam kesempatan itu, Riyanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Budaya Temengang Iwan yang juga dirangkaikan dengan Musyawarah Besar (Mubes) Dayak Kenyah Lepo Tepu.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting karena tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Dayak yang berasal dari berbagai daerah.

“Atas nama pribadi dan DPRD Bulungan, saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Festival Budaya Temengang Iwan dan Musyawarah Besar Dayak Kenyah Lepo Tepu. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga festival ini semakin mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat yang datang dari berbagai daerah,” ujar Riyanto saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Ia mengatakan, kehadiran peserta dari berbagai wilayah, mulai dari Kutai Timur, Berau, Malinau hingga Sarawak, menunjukkan bahwa budaya Dayak masih menjadi perekat yang mampu menyatukan masyarakat meskipun berasal dari daerah dan negara yang berbeda.

Menurutnya, Festival Budaya Temengang Iwan menjadi wadah yang baik untuk memperkuat rasa persaudaraan sekaligus menjaga hubungan antarmasyarakat Dayak agar tetap harmonis. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga melalui kegiatan budaya yang dilaksanakan secara rutin.

“Semoga kegiatan ini menjadi sarana mempererat persaudaraan dan semakin memperkuat semangat persatuan di antara keluarga besar Temengang Iwan,” katanya.

Riyanto juga menegaskan dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan budaya serupa pada masa mendatang. Ia menilai pelestarian seni dan budaya daerah harus terus mendapat perhatian bersama karena merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Bulungan.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD memiliki tanggung jawab untuk mendukung upaya pelestarian budaya, baik melalui kebijakan maupun dukungan terhadap berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Menjaga kelestarian seni dan budaya memerlukan dukungan semua pihak, terutama pemerintah daerah. Kami di DPRD Bulungan tentu mendukung berbagai upaya untuk melestarikan budaya yang menjadi kekayaan daerah,” pungkasnya. (adv/Lia)